7. Kato Nan Ampek

  • Kato Pusako, yaitu petuah nenek moyang yang disampaikan secara turun temurun untuk menjadi pedoman hidup bagi anak cucu dalam bentuk pepatah petitih seperti :
  1. Hidup dikandung adat, mati dikandung tanah
  2. Hidup berakal, mati beriman
  3. Adat hidup tolong menolong, adat mati jenguk menjenguk, adat kaya beri memberi dan adat miskin saling membantu
  4. Karajo baiak ba imbauan – karajo buruak baambauan ( amar makruf nahi munkar )
  • Kato Daulu, yaitu kato daulu kato ditepati artinya setiap ucapan merupakan janji atau ikrar yang harus ditepati oleh setiap orang yang mengucapkannya demi kemuliaan dan harga dirinya.
  • Kata Buatan, yaitu ikrar yang diterapkan berdasarkan persetujuan semua pihak dalam suatu permusyawaratan yang dilakukan menurut “alui clan patuik” sepanjang adat. Hal ini tergambar dari pepatah adat : Bulat air karena pembuluh, bulat kata karena mufakat dan tuah sepakat orang yang banyak.
  • Kata Kemudian, yaitu suatu ikrar yang terpaksa diperbarui karena tak terlaksananya ikrar terdahulu. Hal ini tergambar dari pepatah :Janji ditepati, ikrar dimuliakan dan elang tak sekali hinggap, pikiran tak sekali tumbuh.

Bersambung ……….