Dimana dalam Peringatan Hari Koperasi ke 60, Kota Sawahlunto berhasil mendapat tiga penghargaan sekaligus, pertama : Kota Sawahlunto dinobatkan sebagai Kota Koperasi, berdasarkan Surat Kementrian Negara Koperasi dan UKM No. 85/Dep.I/VII/2007 Tertanggal 9 Juli. Kedua : Ir. Amran Nur terpilih sebagai salah satu Kepala Daerah yang mendapatkan tanda kehormatan Satya Lencana Pembangunan. Ketiga : Kopinkra (Koperasi Industri Kerajinan Rakyat) Silungkang dinobatkan sebagai Koperasi Berprestasi Nasional, atas keberhasilan tersebut, Ir. Amran Nur, Walikota Sawahlunto bersama H. Fidar Kasim, Ketua Kopinkra Silungkang, diundang oleh Kementrian Negara Koperasi dan UKM untuk menerima Penghargaan serta menghadiri Puncak Peringatan Hari Koperasi Nasional ke 60, 12 Juli 2007 yang dipusatkan dikawasan Garuda Wisnu Kencana (GWK), Bukit Jimbaran, Kabupaten Badung, Bali.

Kopinkra Silungkang, salah satu dari sekian Koperasi yang berada di Kota Sawahlunto, terletak di Blok D No. 3 – 4 Pasar Inpres Silungkang, Desa Silungkang Tigo, Kecamatan Silungkang, pada mula berdiri tahun 1973 bernama KKPPS (Koperasi Kerajinan Pembina Pertenunan Silungkang). Pada tahun 1996 melalui SK Menteri Koperasi dan Pembinaan Pengusaha Kecil No. 238/PAD/KWK3/1996, KKPPS, berganti nama dengan Kopinkra (Koperasi Industri Kerajinan Rakyat) Silungkang dengan anggota pertamanya sebanyak 25 orang. Namun pada tahun 2000, semenjak dinahkodai, H. Fidar Kasim, aset dan modal yang dimiliki Kopinkra Silungkang berkisar 100 juta rupiah (bersumber dari bantuan subsidi BBM), hingga tahun 2007 ini saja asset dan modal Kopinkra sudah mencapai angka 900 juta rupiah, dengan anggotanya tidak kurang dari 184 orang yang terhimpun didalamnya dari berbagai kalangan masyarakat seperti : Pengrajin Tenun Songket, Pertenunan ATBM/ATM, Pedagang serta Pengrajin Industri Rumah Tangga. Apabila kita bandingkan pada awal pertama kali berdiri maka Kopinkra Silungkang telah menunjukkan grafik peningkatan yang signifikan sekali. Mengapa demikian ? Karena pada tahun 2005 saja, Kopinkra Silungkang mendapatkan Sisa Hasil Usaha (SHU) mencapai 45 juta Rupiah, yang mana telah dibagikan kepada Anggotanya dan dalam RUPS tahun 2006, Kopinkra Silungkang membuat terobosan baru dengan jalan melakukan undian, bagi peserta RUPS yang mendapatkan undian tersebut maka peserta itu mendapatkan tiket pergi Jakarta Padang dengan pesawat sedangkan SHU tahun 2006 mencapai 45 juta Rupiah sama dengan SHU tahun 2005.

Disamping itu, Kopinkra Silungkang, selain bergerak disetor simpan pinjam, pada tahun 2004, Kopinkra Silungkang mulai merambah di sektor lainnya dengan menyediakan Bahan Baku berupa Benang Emas yang dipasok dari Singapura serta benang ulat sutera dari Cina yang dipasok melalui perantara, H. ERWIN ISMAIL (pengusaha sukses Silungkang di Batam). Kemudian pada tahun 2006, Kopinkra Silungkang telah memasarkan hasil kerajinan Silungkang berupa songket dan pada tahun 2007 ini, Insya Allah bekerja sama dengan Dinas Perindustrian akan mendirikan Pusat Pertenunan yang rencana berlokasi di Kebun Jeruk, Desa Silungkang Oso, Kota Sawahlunto.

Kalau Kopinkra Silungkang, yang dipimpin, H. Fidar Kasim (mantan guru dan Kepala Sekolah SDI) mendapatkan penghargaan sebagai Koperasi berprestasi Nasional, dalam hal ini sudah sewajarnya. Mengapa demikian …? Sebab selain berprestasi yang telah disebutkan tadi, Kopinkra Silungkang ini pun telah menorehkan penghargaan dari Pemko Sawahlunto, diantaranya tahun 2001 Juara Tiga Lomba Koperasi tingkat Kota Sawahlunto, tahun 2002 sampai tahun 2006 berturut-turut, memperoleh Juara Pertama Lomba Koperasi Tingkat Kota Sawahlunto serta sederet penghargaan lainnya.

Sebagaimana diungkapkan, H. Fidar Kasim, ketika ditemui Suara Silungkang, Selasa (17/7), di Kantornya, “Keberhasilan Kopinkra Silungkang memperoleh penghargaan sebagai Koperasi Berprestasi Nasional 2007 ini, berkat adanya dukungan dan kebersamaan dari semua pihak baik itu, Pemko Sawahlunto, Penguurs dan Anggota maupun Pihak Perantau yang mau peduli dengan keberadaan kami ini (KOPINKRA), “Ambo, ate namo Pengurus Kopinkra ko, manyampaikan ucapakan tarimo kasieh yang indak ta inggo kapada sagalo pihak yang tuwiek peduli dan mendukuang Koperasi awak ko, sahingga awak mandapekan prediket sebagai Koperasi Berprestasi Nasional”, ujar H. Fidar Kasim dengan logat Silungkang khasnya.

Ditanya soal siapa yang pendukung Kopinkra dari Pihak Perantau, H. Fidar Kasim menuturkan bahwasannya orang yang mendukung dari pihak perantau adalah H. Erwin Ismail (pengusaha sukses di Batam), bantuan beliau berupa pembelian benang emas dari Singapura dan pembelian benang ulat sutra dari Cina. Kedua : Jhoni Harson (pengusaha sukses dari Pekalongan), bantuan beliau berupa pembelian benang biasa sebagai bahan baku pembuatan songket dan kain sarung. Ketiga, H. Irzal Mudatsir, Toko Serayu (Pengusaha Sukses di Padang), bantuan beliau berupa pinjaman tanpa bunga kepada Kopinkra.

“Selain itu, apabila disetujui oleh semua Pengurus Kopinkra Silungkang, Insya Allah, kami, pada tahun 2008 atau 2009 nanti, akan mengucurkan dana berupa pinjaman tanpa bunga kepada anggota dan masyarakat Silungkang, doakan sajalah”, ujar H. Fidar Kasim mengakhiri pembicaraan dengan Suara Silungkang.