baju barolek minangkabau

Sepanjang Adat Istiadat di Silungkang : Barolek merupakan upacara puncak dalam satu proses perkawinan. Anak yang lahir dari perkawinan itu nanti akan menjadi anggota kaum sang isteri. Demikianlah menurut sistem matrilinial yang berlaku di Minangkabau. Karena itu pulalah maka segala persiapan dan keperluan Barolek, seperti kamar dan perlengkapannya, hidangan minum dan makan pihak wanitalah yang menyediakannya.

Biaya untuk Barolek dipikul oleh orang tua pihak wanita. Jika Mamaknya orang berada tentu Mamaknya akan turut menanggulangi biaya itu. Tugas Mamak yang terpenting ialah menyelenggarakan upacara Barolek itu. Ada kalanya sebagai hasil perundingan dengan keluarga mempelai pria, pihak mempelai pria turut membiayainya.

Bila perkawinan wanita Silungkang dengan orang lain (yang memakai sistem patrilinial) biaya Barolek (termasuk penyediaan rumah dan perlengkapan serta hidangan minum dan makan juga disediakan wanita), itu merupakan makanan empuk bagi pria patrilinial tersebut. Sebab anak yang lahir dari perkawinan itu nanti akan menjadi anaknya pula dari Bapaknya. Yang biasa dalam sistem patrilinial biaya pesta atau Barolek sepenuhnya menjadi tanggung jawab yang pria.

Mengenai biaya Barolek ini, meskipun menurut tradisi di Silungkang dipikul orang tua yang wanita, namun ada kalanya pihak mempelai pria juga turut membiayainya, maka lebih tepat rasanya jjika yang terakhir ini dikembangkan dikalangan orang awak. Yaitu biaya Barolek dipikul bersama antara pria dan wanita : berat sama dipikul, ringan sama dijinjing.